Pernahkan kalian mendengar rumor tentang El Chupacabra ? El Chupacabra pertama kali terlihat pada tahun 1995. Walaupun baru 16 tahun, legenda makhluk misterius penghisap darah ini sungguh populer di seluruh dunia hingga membuat seorang penulis bernama Benjamin Radford melakukan penyelidikan mendalam makhluk misterius tersebut. Dari hasil penyelidikannya,Radford percaya bahwa ia telah berhasil menyelidiki identitas monster itu yang sesungguhnya. Monster itu ternyata bukan seekor cryptid atau alien yang turun ke bumi, melainkan perwujudan dari Natasha Henstridge.
Buat kalian yang belum mengenali Natasha Henstridge, ia merupakan salah satu artis Hollywood. Berikut foto nya
Menurut Radford, kesaksian Tolentino lah yang menjadi induk dari banyak kesaksian yang muncul berikutnya sehingga bisa disimpulkan bahwa apabila Tolentino berbohong, maka kesaksian yang muncul setelahnya juga bohong.
Sekarang kalian tentu tahu hubungan antara Natasha Henstridge dengan Chupacabra.
Tetapi, sebagian dari kalian juga masih bingung karena makhluk yang tergambar pada sketsa Tolentino sama sekali tidak mirip dengan Natasha. Ternyata dalam film itu, Natasha memiliki wujud asli yang cukup menakutkan.
Jika ia berubah bentuk, jadilah ia seperti yang terlihat pada foto di bawah ini:
Tolentino juga mengaku bahwa ia melihat makhluk itu di jalanan area rumah ibunya pada minggu kedua bulan Agustus 1995.
Tetapi Radford percaya kalau Tolentino memang tidak berbohong, tetapi Tolentino mengalami masalah psikologis yang membuatnya bingung membedakan antara fiksi dan non fiksi. Radford yakin berkesimpulan ini karena ia sendiri juga memiliki gelar sarjana di bidang psikologi.
Paling tidak ia mempunyai perasaan untuk tidak menganggap Tolentino sebagai pembohong.
Menurutnya: "Kita bisa menarik sebuah garis antara jadwal rilis film tersebut, laporan penampakan Madelyn, melihat Chupacabra di jalanan, membuat laporan dan masuk ke imajinasi publik."
Segera setelah Tolentino melaporkan kesaksiannya, makhluk-makhluk serupa yang digambarkannya mulai muncul dimana-mana. Ini adalah dasar kuat bahwa Chupacabra sesungguhnya hanyalah sebuah monster hasil rekayasa.Lalu, bagaimana dengan gambaran lain bahwa Chupacabra yang ber wujud seperti seekor anjing yang jelas jauh berbeda dengan deskripsi Tolentino?Schedule
Deskripsi Chupacabra yang mirip seekor anjing sesungguhnya baru muncul pada tahun 2004 ketika ternak-ternak di Texas diserang oleh hewan yang mirip anjing.
Selang beberapa waktu kemudian, seorang peternak berhasil menembak mati seekor hewan seperti coyote yang dianggap akibat dari kematian-kematian tersebut. Hewan tersebut kemudian disebut Chupacabra karena para peternak tidak pernah melihat coyote dengan sosok seperti itu. Padahal kenyataannya Coyote tersebut memiliki bentuk tubuh seperti itu karena memiliki kelainan kulit.
Buat kalian yang belum mengenali Natasha Henstridge, ia merupakan salah satu artis Hollywood. Berikut foto nya
Bermula ketika seorang penulis bernama Benjamin Radford, telah menklaim dirinya berhasil menemukan identitas makhluk misterius El Chupacabra. Hasil penelitian dan teorinya akan di tulis di sebuah buku yang sudah di liris pada tahun 2011 silam.
Sekali lagi, El chupacabra pertama kali muncul pada tahun 1995 di Puerto Rico dan langsung menjadi pembicaraan publik di seluruh dunia. Hal itu di akibatkan karena di temukannya 8 ekor domba yang mati dengan tusukan di dada dan juga mengalami kehabisan darah.
Beberapa bulan kemudian, seorang saksi bernama Madelyne Tolentino melaporkan bahwa ia telah melihat makhluk mengerikan di kota Canovanas. Tak heran, di kota itu juga terdapat laporan mengenai adanya 150 ekor ternak dan hewan peliharaan mati terbunuh. Tolentino juga memberikan sebuah gambaran yang kemudian diterjemahkan ke dalam sketsa. Di dalam sketsa tersebut terlihat bahwa Makhluk misterius ini berbentuk seperti Iguana yang sedang berdiri tegak. Sketsa ini kemudian dimuat di media-media lokal Puerto Rico.
Setelah peristiwa-peristiwa tersebut berlalu, seorang komedian asal Puerto Rico bernama Silverio Perez mulai menyebutkan bahwa makhluk misterius tersebut adalah Chupacabra yang artinya Penghisap kambing. Nama tersebut sekejap langsung masuk ke dalam Hall of Fame dunia Cryptozoology.
Akibat itulah, Benjamin Radford gelisah, di karenakan makhluk mirip Iguana yang berdiri tegak telah membuat masyarakat dunia terganggu. Jadi, Radford memutuskan untuk menyelidiki makhluk ini lebih serius.
Kemudian, Radford mulai melakukan survei terkait gambaran tentang makhluk ini dari para saksi yang pernah melihatnya. Tak hanya itu, Ia juga melakukan beberapa perjalanan di kota Puerto Rico. Akhirnya, Radford mengambil kesimpulan bahwa Revolusioner adalah jawaban dari misteri ini.
Radford juga mengatakan bahwa, Chupacabra bukanlah seekor cryptid ataupun Alien, namun hanyalah sebuah gambaran memori yang tertinggal dari seorang saksi. Saksi yang dimaksud adalah Madelyne Tolentino yang mengaku melihat Chupacabra pada Agustus 1995.
Untuk perbandingan, Inilah sketsa Chupacabra yang dibuat berdasarkan kesaksian Tolentino.
Radford menyadari bahwa sosok Chupacabra Tolentino sangat mirip dengan makhluk alien bernama Sil yang diperankan oleh Natasha Henstridge dalam film berjudul "Species".
Sekarang kalian tentu tahu hubungan antara Natasha Henstridge dengan Chupacabra.
Tetapi, sebagian dari kalian juga masih bingung karena makhluk yang tergambar pada sketsa Tolentino sama sekali tidak mirip dengan Natasha. Ternyata dalam film itu, Natasha memiliki wujud asli yang cukup menakutkan.
Jika ia berubah bentuk, jadilah ia seperti yang terlihat pada foto di bawah ini:
Sekarang memang jelas bahwa Chupacabra memang mirip dengan Natasha.
Film Species dirilis pada tanggal 7 Juli 1995, beberapa minggu sebelum sketsa Tolentino muncul ke media.
Ketika Radford mewawancarai Tolentino, ia menemukan kalau ia memang menonton film Species sebelum memberikan kesaksian penampakan Chupacabra.
Jadi, Radford berkesimpulan bahwa Tolentino memberikan kesaksian itu berdasarkan memorinya mengenai karakter Sil. Dengan kata lain, ia salah, sehingga laporan lain yang muncul setelahnya juga salah dan Chupacabra sesungguhnya hanyalah sebuah HOAX.
Jadi, Radford berkesimpulan bahwa Tolentino memberikan kesaksian itu berdasarkan memorinya mengenai karakter Sil. Dengan kata lain, ia salah, sehingga laporan lain yang muncul setelahnya juga salah dan Chupacabra sesungguhnya hanyalah sebuah HOAX.
Tolentino juga mengaku bahwa ia melihat makhluk itu di jalanan area rumah ibunya pada minggu kedua bulan Agustus 1995.
Tetapi Radford percaya kalau Tolentino memang tidak berbohong, tetapi Tolentino mengalami masalah psikologis yang membuatnya bingung membedakan antara fiksi dan non fiksi. Radford yakin berkesimpulan ini karena ia sendiri juga memiliki gelar sarjana di bidang psikologi.
Paling tidak ia mempunyai perasaan untuk tidak menganggap Tolentino sebagai pembohong.
Menurutnya: "Kita bisa menarik sebuah garis antara jadwal rilis film tersebut, laporan penampakan Madelyn, melihat Chupacabra di jalanan, membuat laporan dan masuk ke imajinasi publik."
Segera setelah Tolentino melaporkan kesaksiannya, makhluk-makhluk serupa yang digambarkannya mulai muncul dimana-mana. Ini adalah dasar kuat bahwa Chupacabra sesungguhnya hanyalah sebuah monster hasil rekayasa.Lalu, bagaimana dengan gambaran lain bahwa Chupacabra yang ber wujud seperti seekor anjing yang jelas jauh berbeda dengan deskripsi Tolentino?Schedule
Deskripsi Chupacabra yang mirip seekor anjing sesungguhnya baru muncul pada tahun 2004 ketika ternak-ternak di Texas diserang oleh hewan yang mirip anjing.
Selang beberapa waktu kemudian, seorang peternak berhasil menembak mati seekor hewan seperti coyote yang dianggap akibat dari kematian-kematian tersebut. Hewan tersebut kemudian disebut Chupacabra karena para peternak tidak pernah melihat coyote dengan sosok seperti itu. Padahal kenyataannya Coyote tersebut memiliki bentuk tubuh seperti itu karena memiliki kelainan kulit.
Bangkai coyote seperti gambar di atas kemudian muncul di berbagai tempat sehingga nama Chupacabra kembali mendapatkan kepopulerannya, walaupun sekarang karakternya telah menjadi seperti seekor anjing, jauh berbeda dengan deskripsi Tolentino.
Lalu bagaimana dengan kasus kematian hewan-hewan ternak jauh waktu sebelumnya ?
Menurut Radford, kematian-kematian tersebut hanyalah kematian yang diakibatkan oleh binatang buas.
"Ketika diadakan penyelidikan atas ayam dan kambing yang mati, ternyata terbukti bahwa hewan-hewan tersebut memiliki jumlah darah yang normal."Kata Radford. "Ini menjadi sebuah bukti bahwa hewan-hewan ini tidak dihisap darahnya."
Jika semua ini hanyalah sebuah hoax, mengapa mitos ini bisa bertahan?
Radford mengatakan, jawabannya sederhana. Mungkin karena Chupacabra adalah monster pertama yang muncul pada era internet. Tentu saja mitos ini akan lebih cepat menyebar. Selain itu, mitos ini juga didukung oleh banyak orang yang memercayai UFO berteori bahwa makhluk ini sesungguhnya adalah alien atau hewan peliharaan alien.
Loren Coleman, seorang cryptozoolgyst yang memiliki situs Cryptomundo.comberkata: "Salah satu bukti penting yang didapatkan Radford adalah deskripsi yang ditulis Scott Corrales dalam bukunya yang terbit tahun 1997 yang berjudul'Chupacabra and Other Mysteries'. Dalam buku itu, Corrales jelas menyatakan kalau Tolentino sendirilah yang menghubungkan makhluk yang dilihatnya dengan Sil. Tolentino juga mengatakan di dalam buku itu kalau ia memang telah menonton film berjudul Species."
Jadi, teori Radford bukan sesuatu yang baru.
Radford memang banyak mendasarkan teorinya pada deskripsi dan laporan yang ada di buku Corrales.
Coleman juga mengutip ucapan Tolentino dalam buku Corales.
Tolentino berkata: "Kemiripan Chupacabra dengan Sil sangat menakjubkan..Saya menonton film itu dan berkata dalam hati, 'Tuhanku! Bagaimana mungkin mereka dapat membuat film seperti ini sementara peristiwa-peristiwa ini sedang terjadi di Puerto Rico."
Ucapan ini tidak terdengar seperti seseorang yang sedang mengalami kesulitan membedakan antara fiksi dan non fiksi! Coleman percaya bahwa Radford mengambil kalimat ini dan menarik kesimpulannya dengan asal-asalan. Radford juga tidak menjelaskan tanggapan Tolentino atas teori yang diberikannya.
Lagipula, mengapa Radford hanya menggunakan sketsa Tolentino sebagai patokan dan mengabaikan deskripsi saksi yang lainnya? Lalu mengapa Radford mengabaikan serangan sejenis yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, misalnya yang terjadi pada tahun 1975 di kota Moca?Bagi Coleman, ini adalah sebuah lubang besar dalam teori Radford.
Tetapi Coleman setuju dengan Radford kalau kebanyakan makhluk yang disebut orang-orang sebagai Chupacabra sesungguhnya hanyalah seekor anjing atau Coyote yang berpenyakit kulit.
Scott Corrales, yang bukunya dijadikan dasar penelitian Radford juga mengkritik teori Radford.
"Seperti yang kalian ketahui, saya selalu berusaha untuk menjauhi semua perdebatan ini. Namun untuk menggantungkan seluruh narasi Chupacabra hanya pada satu saksi (Ms.Tolentino) sama saja dengan menyangkali ratusan laporan saksi lainnya dari seluruh Puerto Rico yang mengaku melihat makhluk yang sama, bukan seekor anjing, bukan kera liar ataupun 'singa'.
"Makhluk yang dilihat itu adalah entitas yang digambar oleh Jorge Martin berdasarkan pada laporan Tolentino yang mendeskripsikan seekor makhluk yang mengeluarkan bau tidak sedap dengan bentuk tubuh yang aneh."
"Sepertinya para Skeptis telah menganggap rendah fakta mengenai manifestasi dramatis makhluk ini yang muncul bukan hanya di Puerto Rico dan Mexico, melainkan juga di Brazil dan Chili."
Menjawab kritikan para cryptozoolgyst ini, Radford berkata:
"Saya tidak menyatakan kalau seluruh laporan penampakan didasarkan pada laporan Tolentino. Namun kesaksiannya dianggap sebagai kesaksian yang paling awal, paling lengkap dan paling berpengaruh."
Radford bahkan sangat yakin bahwa ia telah memecahkan misteri ini sehingga dalam bukunya ia menulis:
"Misteri Chupacabra runtuh dan jawabannya sudah lengkap."
Tidak cukup sampai disitu, ia juga berkata:
"Jika bulan depan atau tahun depan seseorang menemukan El Chupacabra yang menghisap darah hewan, dengan senang hati saya akan menelan kicauanku dan menambahkan satu bab di dalam buku saya."
Jika Radford benar, saya sendiri akan merasa sangat senang karena makhluk ini ternyata HOAX dan tidak mungkin bisa membunuh manusia atau hewan.
Lalu bagaimana dengan kasus kematian hewan-hewan ternak jauh waktu sebelumnya ?
Menurut Radford, kematian-kematian tersebut hanyalah kematian yang diakibatkan oleh binatang buas.
"Ketika diadakan penyelidikan atas ayam dan kambing yang mati, ternyata terbukti bahwa hewan-hewan tersebut memiliki jumlah darah yang normal."Kata Radford. "Ini menjadi sebuah bukti bahwa hewan-hewan ini tidak dihisap darahnya."
Jika semua ini hanyalah sebuah hoax, mengapa mitos ini bisa bertahan?
Radford mengatakan, jawabannya sederhana. Mungkin karena Chupacabra adalah monster pertama yang muncul pada era internet. Tentu saja mitos ini akan lebih cepat menyebar. Selain itu, mitos ini juga didukung oleh banyak orang yang memercayai UFO berteori bahwa makhluk ini sesungguhnya adalah alien atau hewan peliharaan alien.
Loren Coleman, seorang cryptozoolgyst yang memiliki situs Cryptomundo.comberkata: "Salah satu bukti penting yang didapatkan Radford adalah deskripsi yang ditulis Scott Corrales dalam bukunya yang terbit tahun 1997 yang berjudul'Chupacabra and Other Mysteries'. Dalam buku itu, Corrales jelas menyatakan kalau Tolentino sendirilah yang menghubungkan makhluk yang dilihatnya dengan Sil. Tolentino juga mengatakan di dalam buku itu kalau ia memang telah menonton film berjudul Species."
Jadi, teori Radford bukan sesuatu yang baru.
Radford memang banyak mendasarkan teorinya pada deskripsi dan laporan yang ada di buku Corrales.
Coleman juga mengutip ucapan Tolentino dalam buku Corales.
Tolentino berkata: "Kemiripan Chupacabra dengan Sil sangat menakjubkan..Saya menonton film itu dan berkata dalam hati, 'Tuhanku! Bagaimana mungkin mereka dapat membuat film seperti ini sementara peristiwa-peristiwa ini sedang terjadi di Puerto Rico."
Ucapan ini tidak terdengar seperti seseorang yang sedang mengalami kesulitan membedakan antara fiksi dan non fiksi! Coleman percaya bahwa Radford mengambil kalimat ini dan menarik kesimpulannya dengan asal-asalan. Radford juga tidak menjelaskan tanggapan Tolentino atas teori yang diberikannya.
Lagipula, mengapa Radford hanya menggunakan sketsa Tolentino sebagai patokan dan mengabaikan deskripsi saksi yang lainnya? Lalu mengapa Radford mengabaikan serangan sejenis yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, misalnya yang terjadi pada tahun 1975 di kota Moca?Bagi Coleman, ini adalah sebuah lubang besar dalam teori Radford.
Tetapi Coleman setuju dengan Radford kalau kebanyakan makhluk yang disebut orang-orang sebagai Chupacabra sesungguhnya hanyalah seekor anjing atau Coyote yang berpenyakit kulit.
Scott Corrales, yang bukunya dijadikan dasar penelitian Radford juga mengkritik teori Radford.
"Seperti yang kalian ketahui, saya selalu berusaha untuk menjauhi semua perdebatan ini. Namun untuk menggantungkan seluruh narasi Chupacabra hanya pada satu saksi (Ms.Tolentino) sama saja dengan menyangkali ratusan laporan saksi lainnya dari seluruh Puerto Rico yang mengaku melihat makhluk yang sama, bukan seekor anjing, bukan kera liar ataupun 'singa'.
"Makhluk yang dilihat itu adalah entitas yang digambar oleh Jorge Martin berdasarkan pada laporan Tolentino yang mendeskripsikan seekor makhluk yang mengeluarkan bau tidak sedap dengan bentuk tubuh yang aneh."
"Sepertinya para Skeptis telah menganggap rendah fakta mengenai manifestasi dramatis makhluk ini yang muncul bukan hanya di Puerto Rico dan Mexico, melainkan juga di Brazil dan Chili."
Menjawab kritikan para cryptozoolgyst ini, Radford berkata:
"Saya tidak menyatakan kalau seluruh laporan penampakan didasarkan pada laporan Tolentino. Namun kesaksiannya dianggap sebagai kesaksian yang paling awal, paling lengkap dan paling berpengaruh."
Radford bahkan sangat yakin bahwa ia telah memecahkan misteri ini sehingga dalam bukunya ia menulis:
"Misteri Chupacabra runtuh dan jawabannya sudah lengkap."
Tidak cukup sampai disitu, ia juga berkata:
"Jika bulan depan atau tahun depan seseorang menemukan El Chupacabra yang menghisap darah hewan, dengan senang hati saya akan menelan kicauanku dan menambahkan satu bab di dalam buku saya."
Jika Radford benar, saya sendiri akan merasa sangat senang karena makhluk ini ternyata HOAX dan tidak mungkin bisa membunuh manusia atau hewan.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Unique
dengan judul Misteri El Chupacabra. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://krupukmuling.blogspot.com/2012/12/misteri-el-chupacabra.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Krupuk Mulieng - Jumat, 21 Desember 2012





Makhluk apakah ini ? :O
BalasHapusMakhluk penghisap darah. Tapi tenang, makhluk misterius ini sebetulnya cuma HOAX. :D
BalasHapus